Pengabdian Masyarakat menjadi salah satu kewajiban sebagai dosen, yang tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini secara rutin terselenggara setiap semesternya, guna memberi kontribusi nyata berupa penerapan ilmu, di masyarakat.
Pengabdian masyarakat kali ini, Dosen STIE-LPI memberikan Pelatihan Financial Bagi Guru SMKS Pesantren Emas Untuk Meningkatkan Literasi Keuangan Di Kabupaten Pangkep. Pelatihan finansial bagi guru SMKS Pesantren Emas bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan mereka, sehingga dapat mengelola keuangan pribadi secara efektif dan bijaksana. Pelatihan ini akan mencakup materi-materi seperti perencanaan keuangan, pengelolaan anggaran, menabung, investasi, dan pemahaman produk keuangan. Dengan meningkatnya literasi keuangan, guru-guru ini diharapkan dapat mencapai stabilitas finansial dan memberikan contoh yang baik bagi siswa mereka.

Literasi keuangan menjadi keterampilan esensial yang harus dimiliki oleh setiap individu, terutama anak muda. Kemampuan dalam mengelola keuangan dengan baik dapat membantu mereka mencapai kestabilan finansial di masa depan dan menghindari berbagai masalah ekonomi, seperti utang yang berlebihan dan kebiasaan konsumtif yang tidak terkendali. Namun, masih banyak anak muda yang kurang memiliki pemahaman mengenai keuangan pribadi karena kurangnya pendidikan formal tentang literasi keuangan di sekolah dan universitas.
Selain itu, globalisasi dan digitalisasi telah membawa perubahan dalam cara seseorang mengelola keuangan mereka. Kemunculan fintech, perbankan digital, serta berbagai instrumen investasi modern menuntut individu memiliki keterampilan keuangan yang memadai agar tidak terjebak dalam pengambilan keputusan finansial yang buruk. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas pentingnya pendidikan literasi keuangan bagi anak muda, manfaatnya, tantangan dalam implementasi, serta strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang keuangan.
